ADVERTISEMENT - ADSENSE LEADERBOARD
728x90 (Responsive Header Banner)

00:00:00

MENINGGAL DUNIA SAAT KHUTBAH, USTAD YAHYA HUSNUL KHOTIMAH.

 


Jumat, 6 Juni 2025 - Prosesi Khutbah jumat di masjid Darul Falah, Jalan Aroepala, Minasa Upa, Kelurahan Gunung Sari, Kecamatan Rappocini tiba-tiba terhenti sejenak ketika sang Khotib tiba-tiba jatuh lemas. 

Sang Khotib Ustad Yahya Yopie Maloni segera dilarikan ke Rumah Sakit Bahagia di Minasa Upa, yang berjarak sekitar 90 meter dari lokasi masjid. Namun sayang nyawanya tidak tertolong dan beliau menghembuskan nafas terakhir.

"Saya berada di lantai dua dan bisa menyimak pesan-pesan beliau dengan jelas," kata Prof. Dr. Syahruddin Usman (61), guru besar Tarbiyah UIN sekaligus jamaah. Setelah khutbah pertama selesai pukul 12.25 WITA, Ustaz Yahya kembali berdiri untuk menyampaikan khutbah kedua tanpa teks. Namun, sebelum membacakan doa penutup, ia tiba-tiba memegang dada dan terjatuh di mimbar.

Menurut Harfan Jaya Sakti (39), Sekretaris Pengurus Masjid Darul Falah, Ustad Yahya terjatuh sebelum menyampaikan doa penutup khutbah kedua. Ia menjelaskan, dalam rukun khutbah Jumat terdapat dua sesi khutbah.

Khutbah pertama diakhiri dengan doa dan jeda duduk sejenak, kemudian khutbah kedua kembali dilanjutkan dengan penegasan tentang ketakwaan, shalawat, dan intisari khutbah sebelum doa penutup. "Ustad Waloni terjatuh dan tak sadarkan diri usai duduk di antara dua khutbah. Namun sebelum itu, masih sempat berdiri dan mengingatkan pentingnya bertauhid kepada Allah SWT," ujar Harfan yang juga menyaksikan langsung kejadian tersebut. Ustad Yahya, yang lahir di Minahasa, diketahui sudah dijadwalkan oleh panitia masjid sebagai khatib Jumat sejak pekan lalu. Pagi harinya, ia memberikan khutbah Idul Adha di sebuah masjid di pusat Kota Makassar. Bersama istrinya, Sitti Mutmainnah (34), Ustad Yahya menginap di Hotel Prima, Jalan Dr. SAM Ratulangi, sekitar 9,7 kilometer dari Masjid Darul Falah.


Sekitar pukul 10.30 WITA, panitia menjemput Ustad Yahya. Ia sempat menyaksikan penyembelihan hewan qurban di halaman timur masjid, sementara sang istri dijamu di rumah salah seorang takmir yang berjarak sekitar 75 meter dari masjid Pada pukul 11.30 WITA, Ustad Yahya memasuki masjid dan duduk di shaf pertama, membaca surat Al-Kahfi dan berzikir sebelum memulai khutbah. Detik-Detik Jatuh Usai Khutbah Khutbah Jumat dimulai pukul 12.05 WITA setelah azan. Harfan menuturkan bahwa tema khutbah Ustad Yahya berkisar pada kekuatan iman, menyoroti ujian Nabi Ibrahim yang diperintahkan menyembelih putranya Ismail sebagai bukti ketaatan individu, keluarga, dan umat Muslim. Khutbah berlangsung sekitar 15 menit dengan jamaah memadati ruangan utama hingga lantai dua.


"Saya kira beliau mau minum, tapi tiba-tiba terduduk. Jamaah shaf depan panik. Imam dan pengurus langsung berlari ke depan," ujar Harfan. Mata Ustaz Yahya sempat terbuka, tetapi Harfan menduga beliau sudah dalam kondisi sakratul maut. Ustaz Yahya tidak sadarkan diri, dan shalat Jumat pun terhenti sejenak.


Tubuh Ustad Yahya kemudian diangkat dan dibawa ke RS Klinik Bahagia Minasa Upa yang berjarak sekitar 100 meter dari masjid. "Beliau sudah tidak sadar saat dibawa. Kami tidak tahu apakah meninggal di masjid atau di UGD," ungkap Harfan. Evakuasi berlangsung sekitar pukul 12.35 WITA. Shalat Jumat dilanjutkan kembali pada pukul 13.46 WITA setelah panitia dan jamaah yang mengantar pulang dari klinik kembali ke masjid. Sekitar pukul 14.00 WITA, jamaah bubar dan kabar wafatnya Ustaz Yahya mulai tersebar luas di masjid.


ADVERTISEMENT - POST END BANNER
336x280 (Responsive Content Banner)

Diskusi & Komentar

Posting Komentar